">
Out Call Massage Jakarta > Menu Spa > - Pijat bayi dan anak-anak

- Pijat bayi dan anak-anak

 

         Pengertian jasa pijat panggilan jakarta pada bayi adalah sentuhan komunikasi yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat bayi sudah dikenal sejak berabad-abad yang lalu, pada berbagai bangsa dan kebudayaan, dengan berbagai bentuk spa pijat terapi dan tujuan. spa Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit yang berdampak sangat luar biasa . Sentuhan dan pelukan adalah salah satu kebutuhan dasar bayi .

          Stimulasi merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang anak. Anak yang mendapat stimulasi yang terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau tidak mendapat stimulasi .

     Sentuhan ibu juga akan direspon oleh bayi sebagai bentuk perlindungan, perhatian, dan ungkapan cinta. Semakin padat frekuensi sentuhan, semakin dekat hubungan batin yang terjalin. Oleh sebab itu, pemijatan sebaiknya dilakukan oleh ayah kakek atau nenek agar bayi tidak semakin tinggi ketergantungannya hanya terhadap ibu .

      Masalahnya, sampai saat ini masih ada orang tua yang menganggap pijat panggilan bukanlah sebuah bentuk terapi ilmiah sekaligus alamiah bagi bayi. Sebagian ibu berpendapat pijat panggilan hanya perlu dilakukan ketika sikecil mengalami sakit flu dan masuk angin. Namun fakta sejarah menyebutkan bahwa pijat merupakan metode terapi spa sentuh tertua di jakarta. Para ahli kesehatan menemukan spa pijatan dengan teknik yang tepat kepada anak dan balita, bisa dilakukan saat mereka dalam kondisi kesehatan yang baik .

             Namun, pemijatan urut juga mengoptimalkan tumbuh kembang bayi dengan resiko tinggi, misalnya berat lahir kurang dari 2000 gram atau bayi prematur. Lebih dari itu, pijat spa bayi juga dapat mengurangi kambuhnya penyakit kronis seperti asma dan juga dapat membantu bayi mengusir gejala kembung atau kolik.

 

Menurut Subakti & ada beberapa perbedaan antara pijat bayi tradisional dan modern sebagai berikut:

  1. Pijat urut tradisional jakarta dilakukan oleh dukun pijat dengan ilmu yang katanya turun-temurun. Sedangkan, pijat modern justru dilakukan oleh ibunya sendiri, ayah, nenek, atau kakek yang merupakan orang terdekat dengan si kecil. 
  2. Pijat spa tradisional menggunakan ramuan-ramuan pemijatan yang kadang tidak terjamin aman bagi kulit bayi, misalnya parutan jahe, bawang,atau dedaunan yang dihancurkan. Ramuan ini mengandung minyak astiri yang dapat menyebabkan rasa gatal, panas, atau perih pada kulit bayi. Berbeda dengan pijat modern yang hanya menggunakan baby oil (minyak bayi), minyak zaitun murni, atau lotion (losion) yang dianjurkan oleh dokter. 
  3. Pijat panggilan tradisional hanya ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan kadang disertai dengan jamu. Sedangkan, pijat modern adalah terapi sehat tanpa jamu atau obat apapun. 
  4. Karena ditujukan untuk mengatasi penyakit, spa pijat panggilan tradisional sering dipaksakan. Akibatnya, bayi menangis keras dan meronta-ronta. Setelah dipijat, bayi tidur lelap karena kelelahan menangis, bukan karena tenang. Sedangkan pijat modern justru ibu yang menunggu kesiapan bayi. Hal ini akan membuat bayi senang. Setelah itu, menjadi santai dan tidur karena puas dan nyaman.

pijat panggilan, massage panggilan jakarta, massage panggilan, pijat panggilan 24 jam, pijat panggilan jakarta, massage panggilan 24 jam, pijat panggilan jakarta barat, pijat panggilan jakarta pusat, spa panggilan, spa panggilan 24 jam, spa panggilan jakarta, pijat jakarta, pijat panggilan ke rumah
Pilihan Bahasa